Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Ingat Allah Dimanapun Kapanpun

Gambar
Ibrahim bin Al-Junaid menyebutkan bahwa ada seorang laki-laki yang merayu wanita. Lalu wanita itu berkata kepadanya, “Engkau sudah mendengar Al-Quran dan Al-Hadits. Engkau juga lebih mengetahuinya.” Laki-laki itu berkata, “Kalau begitu tutuplah pintu!” Maka wanita itu menutup pintu dan mereka ada di dalam rumah berduaan. Tatkala laki-laki itu mendekatinya, maka wanita itu berkata, “Masih ada pintu lagi yang belum kututup.” “Pintu yang mana?” Wanita itu menjawab, “Pintu yang membatasi antara dirimu dan Allah.” Akhirnya laki-laki itu tidak jadi mendekatinya. == Syu’bah menuturkan dari Manshur, dari Ibrahim, ada seorang laki-laki yang sedang berbincang-bincang pada seorang wanita. Cukup lama mereka berdua mengobrol, hingga akhirnya dia meletakkan tangannya di paha wanita itu. Setelah menyadari apa yang dilakukannya, dia segera beranjak pergi dan meletakkan tangannya di atas bara api hingga melepuh. == Al Ashama’y menuturkan, ada seorang A’raby yang duduk berdua ...

Say No GALAU and Move On !!!

Gambar
  Abu Ubaidah menuturkan, bahwa Abdul Malik bin Marwan sedang menunaikan haji. Khalid bin Yazid bin Mu’awiyah, yang termasuk orang Quraisy yang terpandang dan juga disegani Abdul Malik ikut serta bersamanya. Tatkala Khalid thawaf di sekitar Ka’bah, tiba-tiba pandangannya terpaut kepada Ramlah binti Az-Zubair bin Al-Awwam. Seketika itu dia pun jatuh cinta kepada wanita itu. Dia benar-benar sangat jatuh cinta dan mampu menguasai hatinya. Tatkala Abdul Malik hendak pulang maka Khalid tidak ingin pulang bersamanya. Abdul Malik merasakan ada keganjilan pada diri Khalid. Maka dia mengirim utusan untuk menanyakan hal itu kepadanya. Khalid mendatangi Abdul Malik dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin, kulihat Ramlah binti Az-Zubair thawaf di Ka’bah, yang membuat pikiranku menjadi kacau tak karuan. Demi Allah, karena saya tidak mengatakan apa yang bergejolak di dalam diriku, maka jadinya saya sulit menguasai kesabaranku. Kupaksa mataku untuk terpejam, tapi ia menolak. Ku hibur hatiku ...