Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Traumatis Barat dengan Agama

Respon media asing terhadap Aksi Bela Islam III pada tanggal 02 Desember kemarin cukup beragam. Seperti diangkat dalam Harian Republika edisi Sabtu (3/12/2016), sebutan ‘muslim konservatif’ dan ‘garis keras’ masih digunakan meski media asing mengakui aksi tersebut berakhir damai. “ Indonesia blasphemy protest draws 200,000; ends peacefully ” adalah judul yang diangkat kantor berita Associated Press. AP menyebutkan, kelompok ‘garis keras’ telah memanfaatkan isu penistaan agama untuk dibawa ke tingkat nasional demi ‘agenda ekstrem’. Salah satu agenda tersebut adalah pemberlakuan syariat Islam. Sedangkan, the Guardian menyebutkan kasus Ahok menjadi ujian bagi toleransi beragama di Indonesia seiring meningkatnya serangan terhadap kaum minoritas dalam beberapa tahun terakhir. Unjuk rasa damai juga menjadi pemberitaan ABC. Media Australia ini menyebutkan, “unjuk rasa digerakkan oleh sejumlah kelompok Muslim Garis Keras termasuk Front Pembela Islam, yang menginginkan Gubernur Aho...

Lain Mesir Beda Turki

Gambar
Membahas dunia Islam memang tidak ada habisnya, karena banyak hal menarik yang bisa diperbicangkan apalagi di kancah perpolitikan. Bagaimanapun Islam adalah agama yang penganutnya terbesar di dunia jika penganut agama Kristen dan Katholik dipisahkan. Dengan penganut sebanyak 1,4 milyar orang, wajarlah jika suara umat islam sangat diperhitungkan dikancah perpolitikan dunia. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menyampaikan bahwa umat Islam itu ibarat priuk makan yang besar yang menarik simpati bagi setiap orang yang datang. Masih ingatkah kita dengan kudeta militer di Mesir tahun 2013. Saat itu Presiden Mohamad Mursi yang resmi dipilih oleh rakyat pertama kali secara demokratis digulingkan oleh militer yang didalangi oleh Menteri Pertahanan Jenderal Abdul Fattah Al Sisi. Menanggapi kondisi saat itu berbagai kecaman dan dukungan terhadap kudeta datang dari berbagai penjuru dunia. Pihak yang searus dengan pergerakan Presiden Mursi menentang keras aksi yang dilakukan ...

Membiasakan Hal Baik

Pendidikan keluarga adalah salah satu faktor pembentuk karakter anak setelah dewasa nanti. Banyak hal baik yang terlestarikan dan ada pula hal buruk yang terbiasakan bergantung pola didik masing-masing. Berkaca dari Islam, semua yang menurut kita baik belum tentu sejalan dengan syariat-Nya. Bersyukurlah kita yang mendapat pendidikan orangtua sesuai tuntunan Rasulullah SAW entah mereka menyengaja atau hanya ikut tradisi nenek moyang sebelumnya. Kadang baru tersadar setelah dewasa saat hidayah ilmu agama menhampiri kita. Berfikir sejenak, ternyata banyak hal yang telah diwariskan orangtua kita sehingga karaktek dan kebiasaan hidup kita terbentuk seperti ini. Hal yang baik selayaknya kita lanjutkan dan hal buruk secepatnya kita luruskan karena kelak akan menjadi bekal pengasuhan untuk anak cucu kita. Ada beberapa kebiasaan yang menurut kita biasa dan sah-sah saja saja dilakukan ternyata tak sejalan dengan adab Islam. Ini layak menjadi perhatian karena sayapun sering membiasak...

Pemimpin Kafir Tapi Adil ???

Dalam perspektif Islam, Apakah pemimpin kafir bisa berlaku adil? Menjadi pertanyaan kita bersama. Sebelum membahas lebih jauh ada baiknya kita mendefinisikan kata Adil itu sendiri. Adil menurut bahasa Arab disebut dengan kata ‘adilun , yang berarti sama dengan seimbang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah diartikan tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak pada yang benar, berpegang pada kebenaran, sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang. Dan menurut ilmu akhlak ialah meletakan sesuatu pada tempatnya, memberikan atau menerima sesuatu sesuai haknya, dan menghukum yang jahat sesuai haknya, dan menghukum yang jahat sesuai dan kesalahan dan pelanggaranya. Sedangkan menurut Al Ghozali, Adil adalah keseimbangan antara sesuatu yang lebih dan yang kurang. Hanya Islam yang memahami makna adil dengan sebenar-benarnya. Islam memerintahkan kepada kita agar kita berlaku adil kepada semua manusia. Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang ya...