Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Nativisasi : Politik Budaya Kolonial

Gambar
(www.javaloka/masjid demak) Nativisasi apa ya? Saya juga awalnya asing dengan istilah tersebut, tapi setelah mempelajari lebih dalam, ternyata ini masalah serius yang menimpa umat Islam khususnya di Indonesia. Menurut Beggy Rizkiyansah, Pegiat Sejarah Islam Indonesia sekaligus redaktur situs jejakislam. net, Nativisasi adalah sikap atau paham suatu masyarakat atau negara terhadap budayanya sendiri untuk menangkal pengaruh dan gagasan dari luar. Di masa kolonial, nativisasi digunakan sebagai politik budaya kaum penjajah untuk membendung pengaruh/gagasan dari luar, terutama pengaruh Islam. Mengapa Islam? Karena Islam tegas menolak praktek kolonialisasi dan tidak pernah mau berkompromi dengan penjajah. Tujuannya mereka sangat jelas yaitu untuk meneguhkan eksistensi penjajahannya di negara kita. Nativisasi dilakukan diberbagai daerah di Indonesia antara lain di tanah Batak, Sunda, Jawa, Minahasa, dan Bali. Prosesnya pun beragam bergantung kondisi sosial masyarakat daerah m...

Ya Allah Jagalah Beliau

Sudah menjadi kebiasaan saya untuk mengetahui profil seseorang lebih dalam. Entah itu tokoh agama, ekonomi, politik, atau tokoh lain dari berbagai bidang. Perkenalan awal memang tampak biasa. Saya mengenal Beliau sebagai ulama kelahiran Jakarta dan menamatkan studi sarjana di salah satu universitas ternama di Arab Saudia. Sebelum itu, Beliau menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Gontor Jawa Timur. Yang pasti keilmuan agamanya sangat mumpuni. Nama Beliau semakin dikenal ketika menjadi salah satu juri perlombaan Hafidz cilik di salah satu TV swasta. Para jamaah dan hafidz cilik memanggil Beliau dengan sebutan ‘Abi’. Beliau juga menginisiasi program religi di salah satu TV swasta, kalau tidak salah programnya bernama ‘Khazanah’, yang sampai saat ini masih tayang setiap pagi. Menurut saya, ini adalah salah satu acara religi yang sangat mengedukasi umat Islam, sesuai dengan judul programnya. Perkenalan Beliau semakin dekat ketika saya mengikuti kursus pra nikah, yang diselengg...